Sabtu,
Masjid085383705086
Poskesdes081273747786
Kantor KUA0724 - 4536745
kantor desa banding agung081273156184

Sejarah Desa Banding Agung

Awal Mula (± Tahun 1700 – 1840-an)

Orang pertama yang tinggal di Way Halom sekitar tahun 1700–1840-an adalah Nangguang.
Beliau memiliki keturunan yang dikenal dengan nama:

  • Mah Karai
  • H. Dullah
  • H. Sulton
  • Masria

Pada sekitar tahun 1800-an, generasi keempat dari keturunan tersebut — yang berasal dari Desa/Tiuh Surabaya — mulai berkebun di daerah Ladangan dan Way Halom, wilayah yang sekarang dikenal sebagai Dusun 1 Desa Banding Agung.

Mereka antara lain:

  1. H. Toib
  2. H. Dullah
  3. H. Sulton
  4. H. Majid
  5. H. Dahlan
  6. H. Sukur

Selain itu, terdapat dua orang dari Desa/Tiuh Tanah Abang (Sukanegara):

  1. H. Daut
  2. H. Muhtar

Kedelapan orang ini meninggalkan warisan kebun durian (ropong) dan duku/langsak yang masih ada hingga kini.

Pembentukan Desa Banding Agung

Seiring waktu, semakin banyak warga Desa/Tiuh Surabaya yang mencari nafkah dan berkebun di wilayah Way Halom dan Ladangan. Dari sinilah muncul gagasan untuk membentuk desa tersendiri, yang dipelopori oleh tokoh-tokoh berikut:

NoNama TokohKeterangan
1Gilok RayaTokoh pelopor
2Putoro DisoTokoh pelopor
3Mantri KodiTokoh pelopor
4Singo DipatiTokoh pelopor
5Saleh (Kurnio)Tokoh pelopor
6Dahlan (Bintang)Tokoh pelopor
7Nata PerwiroTokoh pelopor
8Putoro AgungTokoh pelopor
9Cahya MataramTokoh pelopor
10Dalam Sapi’iTokoh pelopor
11Ratu MusliminTokoh pelopor
12Panyimbang MargaTokoh adat
13Putoro MangkuTokoh adat
14Batin MataramTokoh adat
15Alam RatuTokoh adat
16Kumala SarifTokoh adat
Dll

Masa Dusun (1956–1964)

Pada sekitar tahun 1956, di masa kepemimpinan Kades/Kario H. Romli (Ajung) dari Desa/Tiuh Surabaya, wilayah Ladangan dan Way Halom dijadikan dusun/kampung yang dipimpin oleh:

  • Kadus/Punggawo: M. Noer bin Putoro Agung (1956–1964)

Desa Banding Agung Resmi Berdiri (Tahun 1964)

Pada tahun 1962, Dusun Banding Agung berubah status menjadi desa persiapan, dan dua tahun kemudian, tepatnya tahun 1964, ditetapkan secara resmi (definitif) sebagai Desa/Tiuh Banding Agung, terlepas dari Desa/Tiuh Surabaya.

Struktur Pemerintahan Awal (Tahun 1964)

JabatanNama
Kepala Desa/KarioM. Noer
Kadus/Punggawo Dusun 1Anwar
Kadus/Punggawo Dusun 2Basroh
KhotibA. Karim
Kepala HansipIdris

Batas Wilayah Desa Banding Agung

ArahBatas Wilayah
TimurSungai Komering, Desa Karang Negara
BaratCakcahan, Sungai Gilas, Batu Dulang
UtaraDesa Nikan dan Desa Surabaya
SelatanDesa Muncak Kabau, Desa Banton, dan Kawasan Hutan Barito

Perubahan Wilayah

Sejak tahun 1978, dengan adanya program Transmigrasi Batumarta (antara wilayah Baturaja dan Martapura), sebagian wilayah Desa Banding Agung menjadi bagian dari kawasan Trans Batumarta sehingga luas wilayah desa berkurang.

Pembaruan batas wilayah Desa Banding Agung saat ini yang sudah dirapikan dan disusun dalam format tabel resmi, menggantikan batas lama yang disebutkan pada sejarah:

Batas Wilayah Desa Banding Agung (Saat Ini)

ArahBatas Wilayah Sekarang
BaratDesa Barumarta X, Desa Batumarta VI, dan Desa Karya Makmur
UtaraDesa Nikan dan Desa Karya Makmur
TimurSungai Komering dan Desa Karang Negara
SelatanDesa Anyar dan Desa Batumarta X

Daftar Kepala Desa/Kario Banding Agung

NoNama Kepala Desa/Kario
1M. Noer bin Putoro Agung
2Dobri bin M. Noer
3Lukman Hajalli
4Hairul Anwar
5Ruslim
6Dermawan (Kades saat ini)

Recent Posts

    Categories

    • Tak ada kategori
    Lainnya